Profil P2B

Personil Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Alauddin Makassar

Profil Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Alauddin Makassar

Berikut ini Sejarah, Visi dan Misi, Tujuan, Sasaran dan Rancangan Strategis, Struktur Organisasi serta Aset dan Unit Usaha

Sejarah p2b

Laju perkembangan ilmu pengetahuan yang begitu massif menuntut Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar untuk proaktif dalam berpartisipasi pada dinamika dunia intelektual kampus. Visinya sebagai salah satu perguruan tinggi negeri Islam di Kawasan Timur Indonesia yang menjadi Pusat Pencerahan dan Transformasi Ipteks Berbasis Peradaban Islam melalui pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara efektif, meniscayakan langkah strategis dalam optimalisasi seluruh sumber daya yang dimiliki. Hal itu pula didukung dengan adanya  Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum. Dalam peraturan tersebut salah satunya disebutkan:

  1. Badan Layanan Umum, yang selanjutnya disebut BLU adalah instansi di lingkungan Pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efesiensi dan produktivitas
  2. Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum, yang selanjutnya disebut PPK-BLU, adalah pola pengelolaan keuangan yang memberikan fleksibilitas berupa keleluasaan untuk menerapkan praktek-praktek bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Tujuan BLU sebagaimana yang disebutkan oleh Peraturan Pemerintah RI nomor 23 tahun 2005 untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip ekonomi dan produktifitas, dan penerapan  praktek bisnis yang sehat. Selanjutnya, berdasar pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 330/KMK .05/2008 tentang Penetapan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar pada Departemen Agama sebagai Instansi Pemerintah Yang Menetapkan Pengelola Keuangan Layanan Umum.

Menindaklanjuti Surat Keputusan Menteri Keuangan tersebut, maka Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mengeluarkan Surat Keputusan  Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Nomor: Un.06.2/Kp.07.6/260/2012 tentang pengangkatan Pengelola Pusat Kewirausahaan Universitas (PKU) UIN Alauddin Makassar. Tugas Pengelola Pusat Kewirausahaan Universitas adalah:

  1. Mengembangkan aset-aset produktif universitas;
  2. Menata sistem administrasi pelaporan keuangan Pusat Kewirausahaan Universitas (PKU);
  3. Melakukan pendidikan & pelatihan kewirausahaan secara interen dan eksteren;
  4. Melakukan pelaporan/bertanggung jawab kepada Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar secara berkala.

Seiring semakin melebarnya dan semakin kompleksnya jaringan usaha yang dimiliki oleh Pusat Kewirausahaan Universitas (PKU), maka tanggal 22 Mei 2013, Rektor UIN Alauddin Makassar mengganti Pusat Kewirausahaan Universitas (PKU), menjadi Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Alauddin Makassar, yang menangani beberapa Unit Pengelola Teknis (UPT). Sampai sekarang ini Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Alauddin telah mengelola beberapa aset dan unit usaha sebagaimana yang akan dijelaskan selanjutnya.

Visi & Misi p2b

Pusat Pengembangan Bisnis merupakan salah satu lembaga yang berada di Unit Pelaksana Teknis (UPT) pada Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar yang didirikan dalam rangka peningkatan pelayanan dan pengelolaan aset serta unit-unit usaha Badan Layanan Umum (BLU) UIN Alauddin Makassar sebagai bagian dalam mengantisipasi perubahan lingkungan strategi yang berkembang pada abad 21 dengan isu globalisasi, desentralisasi, demokratisasi, dan pembangunan berkelanjutan, yang memerlukan sumber daya manusia yang berkualitas, andal, serta berkemampuan manajerial, kewirausahaan, dan organisasi bisnis sehingga pelaku pembangunan mampu membangun usaha dari hulu sampai dengan hilir yang berdaya saing tinggi dan mampu berperan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Mengacu kepada visi dan misi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar untuk periode tahun 2013 – 2017, Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) Alauddin Makassar menyatakan visi nya sebagai:

“Pusat Pencerahan dan Ipteks Berbasis Peradaban Islam dalam  Penyelenggaraan Bisnis”

Untuk mencapai visi tersebut, Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) Alauddin Makassar menyatakan misi nya sebagai berikut :

  1. Mengembangkan penyelenggaraan bisnis yang professional, mandiri dan berkelanjutan yang merefleksikan kemapanan integrasi antara nilai ajaran islam dan ipteks;
  2. Menyelenggarakan layanan publik yang modern, efisien, akuntabel dan transparan;
  3. Memperkuat pengembangan dan pengelolaan sumberdaya.

Tujuan, Sasaran dan Rancangan Strategis p2b

Dalam Pelaksanaan kegiatan dalam mewujudkan Visi dan Misi, Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) Alauddin Makassar mempunyai tujuan yang ingin dicapai yakni :

  1. Mewujudkan penyelenggaraan bisnis yang professional, mandiri dan berkelanjutan untuk meningkatkan pendapatan;
  2. Meningkatkan kapasitas dan kompetensi manajerial pengelola dan pelaksana bisnis;
  3. Meningkatkan kualitas pengelolaan dan kerjasama.
  4. Sasaran dalam mendukung tujuan sesuai dengan visi dan misi Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) Alauddin Makassar yang ingin dicapai yakni :
  5. Peningkatan sumber penerimaan dari unit usaha yang dikembangkan;
  6. Terwujudnya peningkatan dan pengembangan kapasitas pengelola dan pelaksana bisnis;
  7. Meningkatnya kinerja pengelolaan dan kerjasama pengembangan unit usaha.

Sasaran dalam mendukung tujuan sesuai dengan visi dan misi Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) Alauddin Makassar yang ingin dicapai yakni :

  1. Peningkatan sumber penerimaan dari unit usaha yang dikembangkan;
  2. Terwujudnya peningkatan dan pengembangan kapasitas pengelola dan pelaksana bisnis;
  3. Meningkatnya kinerja pengelolaan dan kerjasama pengembangan unit usaha.

         

Strategi yang dikembangkan dan menjadi acuan dalam penyelenggaraan pelayanan, pengelolaan aset serta pengembangan unit usaha Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) (UIN) Alauddin Makassar adalah :

  1. Memperluas layanan bisnis pada Pusat Pengembangan Bisnis (P2B);
  2. Meningkatkan kualitas pelayanan perencanaan dan penganggaran;
  3. Melaksanakan Standar Operasional Prosedur (SOP) di semua elemen unit usaha Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Alauddin Makassar;
  4. Revitalisasi penyelenggaraan sistem administrasi dan manajemen;
  5. Memacu semua sektor untuk meningkatkan disiplin;
  6. Mengoptimalkan pendapatan unit usaha bisnis dan penyelenggaraan kerjasama.

Sebagaimana visi, misi Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Alauddin Makassar yang telah diuraikan di atas, arah kebijakan  mencakup :

  1. Penataan sistem manajemen, kepemimpinan, dan kelembagaan yang sehat dari unit usaha bisnis;
  2. Mendorong peningkatan dan pengembangan kapasitas pengelola dan pelaksanaan unit usaha;

Mendorong pengembangan unit usaha bisnis pada Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Alauddin Makassar dan penyelenggaraan kerjasama antar lembaga.

Struktur Organisasi serta Tugas Staf p2b

Untuk mendukung implementasi kebijakan perguruan tinggi sesuai dengan Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) UIN Alauddin Makassar sesuai Peraturan Menteri Agama Nomor 25 Tahun 2013, maka dibentuk Pusat Pengembangan Bisnis UIN Alauddin Makassar yang berada di bawah Unit Pelaksana Teknik (UPT) yang dibantu oleh beberapa pengelola dengan susunan organisasi sebagai berikut:

  1. Kepala Pusat Pengembangan Bisnis;
  2. Sekretaris Pusat Pengembangan Bisnis;
  3. Bendahara Pusat Pengembangan Bisnis;
  4. Konsultan Keuangan Pusat Pengembangan Bisnis;
  5. Penatausahaan dan Administrasi;
  6. Koordinator Unit Usaha, meliputi :
  7. Koordinator Administrasi dan Pengelola Keuangan Pusat Pengembangan Bisnis;
  8. Koordinator Catering, Fotografer, Percetakan dan Penerbitan;
  9. Koordinator Kantin dan Waserda;
  10. Koordinator Depot Air Minum & Agrobisnis;
  11. Koordinator Rusunawa dan Dormitory;
  12. Koordinator Keamanan, Kebersihan, Penataan dan Penertiban Unit-unit Bisnis;
  13. Pengelola Agrobisnis;
  14. Pengelola Rusunawa dan Dormitory;
  15. Pengelola Percetakan & Penerbitan;
  16. Sopir Pimpinan dan Pembantu Umum;

Adapun tugas dan fungsi masing-masing tersebut adalah :

  • Kepala Pusat Pengembangan Bisnis (P2B)
    1. Menyusun struktur dan manajemen unit usaha serta rekruitmen staf;
    2. Mengoperasionalkan dan mengoptimalkan kinerja unit usaha sehingga dapat berkontribusi terhadap pendapatan;
    3. Melakukan langkah-langkah pengembangan unit-unit usaha yang terkait dengan kewirausahaan;
    4. Menyusun Rencana Kerja Anggaran Pusat Pengembangan Bisnis (P2B),
    5. Menyampaikan laporan perkembangan unit-unit usaha kepada Rektor.
    6. Memantau dan mengevaluasi perkembangan kegiatan unit usaha;
    7. Menyusun Bisnis plan dan rencana ekspansi unit usaha;
    8. Melakukan pengembangan SDM.
  • Penatausahaan dan Administrasi
    1. Membantu menyusun struktur dan manajemen unit usaha serta rekruitmen staf;
    2. Membantu mengoperasionalkan dan mengoptimalkan kinerja unit usaha sehingga dapat berkontribusi terhadap pendapatan;
    3. Membantu melakukan langkah-langkah pengembangan unit-unit usaha yang terkait dengan kewirausahaan;
    4. Membantu menyusun Rencana Kerja Anggaran Pusat Pengembangan Bisnis (P2B),
    5. Membantu menyampaikan laporan perkembangan unit-unit usaha kepada Rektor.
    6. Membantu memantau dan mengevaluasi perkembangan kegiatan unit usaha;
    7. Membantu menyusun Bisnis plan dan rencana ekspansi unit usaha;
    8. Membantu melakukan pengembangan SDM.
  • Koordinator Unit Usaha
    1. Penyiapan rencana produksi barang dan jasa dan biaya produksi beserta komponennya bagi unit usaha;
    2. Melaksanakan pengendalian dan pengawasan terhadap operasional unit usaha;
    3. Melaksanakan kontrol rencana produksi sesuai dengan target yang telah ditentukan;
    4. Melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan Gugus Kendali mutu pada setiap unit usaha;
    5. Melaporkan perkembangan investasi peralatan dan kondisinya perbulan;
    6. Memberikan pertimbangan mengenai kebutuhan dana yang tidak tersedia alokasi anggarannya dan kebutuhan dana lain di luar anggaran;
    7. Menghitung harga pokok dan mengusulkan penetapan tarif;
    8. Mengkoordinasikan kegiatan pemasaran produk barang dan jasa unit usaha, dalam rangka pencapaian target yang ditetapkan;
    9. Merumuskan segmentasi, targeting & positioning bagi produk barang dan jasa perusahaan sesuai dengan strategi yang ditetapkan;
    10. Menciptakan jaringan pemasaran yang luas bagi produk barang dan jasa;
    11. Melakukan analisis dan evaluasi program pemasaran;
    12. Menyelenggarakan data base pasar yang sudah berjalan dan target pasar;
    13. Merumuskan kegiatan promosi dan pemasaran;
    14. Mengkoordinasikan kegiatan studi kelayakan untuk mengkaji peluang usaha-usaha baru serta melakukan penelitian kepuasan pelanggan.
  • Pembantu Umum
    1. Pelaksanaan administrasi umum;
    2. Pelaksanan urusan administrasi keuangan;
    3. Pelaksanaan tugas kedinasan lain sesuai dengan bidang tugasnya

Aset dan Unit Usaha P2b

Dalam pelaksanaan program dan implementasi kegiatan dalam mewujudkan Visi dan Misi, Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) Alauddin Makassar dengan tujuan yang ingin dicapai yakni:

 

  • Mewujudkan penyelenggaraan bisnis yang professional, mandiri dan berkelanjutan untuk meningkatkan pendapatan;
  • Meningkatkan kapasitas dan kompetensi manajerial pengelola dan pelaksana bisnis;
  • Meningkatkan kualitas pengelolaan dan kerjasama dengan sasaran yang ingin dicapai yakni;
    1. peningkatan sumber penerimaan dari unit usaha yang dikembangkan;
    2. terwujudnya peningkatan dan pengembangan kapasitas pengelola dan pelaksana bisnis;
    3. meningkatnya kinerja pengelolaan dan kerjasama pengembangan unit usaha.
Kontak

Hubungi Kami

Silahkan kontak kami melalui telepon, sosial media dan e-mail